Langsung ke konten utama

Hai Hati!


Kerja keras
Kerja cerdas
Kerja ikhlas
Katanya sih semboyan hidup saat ini,
Siapa yang mampu menerapkan?

Kaya tapi tak sehat
Sehat tapi tak bahagia
Bahagia tapi kaum papa
Jika diminta memilih, mana yang kau pilih?
Aku tak mau memilih. Pilihanku selalu meragukan.

Menerima yang datang
Mengikhlaskan yang pergi
Melupakan yang menyakiti
Kukira mudah,
Tapi ternyata urusan hati tak pernah mudah diatasi

_________________
Karena ditulis oleh seorang single, tulisan ini nampak galau.

Padahal tak selamanya begitu maksudnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keajaiban Zaman

📖 Judul buku: "Api Tauhid : Cahaya Keagungan Cinta Sang Mujaddid" ✏ Penulis: Habiburrahman El Shirazy 🏢Penerbit: Republika 📌Jumlah Halaman: 578 Karya karya Kang Abik (Habiburrahman el-Shirazi) yg sudah ku baca selalu membuatku kagum. Bahasa yang disampaikan sangat mudah dipahami, meskipun mengandung ilmu dan makna yang dalam.  Serta membuat kita masuk ke dalam cerita.  Dalam buku "Api Tauhid" ini Kang Abik menceritakan kisah heroik dari Said, Badiuzzaman Said Nursi (Sang Keajaiban Zaman) Bagaimana kecerdasan beliau mampu menghafal, memahami, menerapkan dan menyampaikan ilmu, kegigihan dalam mencari ilmu yg sudah dimulai sejak usia 9 tahun, berjalan kaki ratusan bahkan ribuan kilometer untuk mencari ilmu mulai dari desanya Nurs hingga sampai seluruh Turki, keberanian beliau melawan ketidakadilan penguasa dunia.  Bahkan menceritakan kisah perjuangan beliau dalam membela agama dan tanah air dalam Perang Dunia I yang hampir 3 kali diberi hukuman ...

Mengapa Ia Tak Kunjung Datang?

“ Hidup ini tak adil! ” ucap salah seorang teman. “ Mengapa kita tidak memiliki sesuatu sesuai dengan yang kita inginkan ?” tambahnya. Kawan, mungkin sempat pula terlintas pemikiran serupa atau bahkan kita telah melisankannya. Terkadang kita sangat membutuhkan sesuatu yang dimiliki oleh teman kita, yang dia pun tak menginginkannya.  Bukankah itu nampak tak adil di mata kita? Tidak kawan, lekaslah kita berucap istighfar. Astaghfirullahal’adhim… Bukankah Allah telah melimpahkan nikmat yang tak terhitung jumlahnya? Segala puji dan syukur bagiMu ya Allah. . Allah telah memberikan segala yang kita butuhkan, bukan sekedar yang kita inginkan. Eitss… tunggu sebentar, jangan2 kita pun tak pernah melisankan, bermunajat memohon kepada Sang Maha Kuasa untuk memberikan apa yang kita inginkan. Okelah, kalau kita telah berdo’a. Maka yakinlah bahwa do’a kita pasti akan dikabulkan, dengan 3 cara: 1.      Allah berikan saat itu juga (saat kita memi...