Langsung ke konten utama

Keajaiban Zaman


📖 Judul buku: "Api Tauhid : Cahaya Keagungan Cinta Sang Mujaddid"
✏ Penulis: Habiburrahman El Shirazy
🏢Penerbit: Republika
📌Jumlah Halaman: 578

Karya karya Kang Abik (Habiburrahman el-Shirazi) yg sudah ku baca selalu membuatku kagum.
Bahasa yang disampaikan sangat mudah dipahami, meskipun mengandung ilmu dan makna yang dalam. 
Serta membuat kita masuk ke dalam cerita. 

Dalam buku "Api Tauhid" ini Kang Abik menceritakan kisah heroik dari Said, Badiuzzaman Said Nursi (Sang Keajaiban Zaman)
Bagaimana kecerdasan beliau mampu menghafal, memahami, menerapkan dan menyampaikan ilmu, kegigihan dalam mencari ilmu yg sudah dimulai sejak usia 9 tahun, berjalan kaki ratusan bahkan ribuan kilometer untuk mencari ilmu mulai dari desanya Nurs hingga sampai seluruh Turki,
keberanian beliau melawan ketidakadilan penguasa dunia. 
Bahkan menceritakan kisah perjuangan beliau dalam membela agama dan tanah air dalam Perang Dunia I yang hampir 3 kali diberi hukuman mati.
Kang Abik juga menceritakan tentang bu*uknya rencana Zionis dalam mencaplok wilayah Palestina, hingga berdirinya Israel pada tahun 1948.
Semua dikisahkan secara menarik, dan tak lupa ada kisah fiktif dari kisah cinta Fahmi, yang kembali menemukan serta menjalani kisah sejatinya bersama Nuzula.
Maasyaa Allah.

Yang suka dg sejarah tapi bosan dengan buku2 sejarah, buku ini wajib banget dibaca..
Ohya, kalau lagi baca, jangan lupa siapkan kuota buat lihat gambar2 tempat yg dimaksud dalam cerita (karena saya belum pernah ke Turki, jadi kan gatau gimana itu tempatnya) 😁.
Jembatan Selat Bosphorus

Istana Topkapi

Masjid (museum Aya Sophia) 


Sumber gambar dari google.
Semoga bisa umroh sekalian "mampir" ke Turki AAAMIIIINN.. 😄

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Ia Tak Kunjung Datang?

“ Hidup ini tak adil! ” ucap salah seorang teman. “ Mengapa kita tidak memiliki sesuatu sesuai dengan yang kita inginkan ?” tambahnya. Kawan, mungkin sempat pula terlintas pemikiran serupa atau bahkan kita telah melisankannya. Terkadang kita sangat membutuhkan sesuatu yang dimiliki oleh teman kita, yang dia pun tak menginginkannya.  Bukankah itu nampak tak adil di mata kita? Tidak kawan, lekaslah kita berucap istighfar. Astaghfirullahal’adhim… Bukankah Allah telah melimpahkan nikmat yang tak terhitung jumlahnya? Segala puji dan syukur bagiMu ya Allah. . Allah telah memberikan segala yang kita butuhkan, bukan sekedar yang kita inginkan. Eitss… tunggu sebentar, jangan2 kita pun tak pernah melisankan, bermunajat memohon kepada Sang Maha Kuasa untuk memberikan apa yang kita inginkan. Okelah, kalau kita telah berdo’a. Maka yakinlah bahwa do’a kita pasti akan dikabulkan, dengan 3 cara: 1.      Allah berikan saat itu juga (saat kita memi...

Menyusun Best Practice PPG Daljab II Teknik Kimia UPI 2022

LK 3.1 Menyusun Best Practices   Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice)   Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran   Lokasi SMK Negeri 1 Driyorejo Lingkup Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik pada materi Analisis Kuantitatif Konvensional melalui model pembelajaran Problem based learning (PBL) dengan metode praktikum, diskusi, dan penugasan. Penulis Nailis Samahah Tanggal 8 Desember 2022 Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.   Pembelajaran yang dilakukan di kelas XI Analisis Pengujian ...

Hai Hati!

Kerja keras Kerja cerdas Kerja ikhlas Katanya sih semboyan hidup saat ini, Siapa yang mampu menerapkan? Kaya tapi tak sehat Sehat tapi tak bahagia Bahagia tapi kaum papa Jika diminta memilih, mana yang kau pilih? Aku tak mau memilih. Pilihanku selalu meragukan. Menerima yang datang Mengikhlaskan yang pergi Melupakan yang menyakiti Kukira mudah, Tapi ternyata urusan hati tak pernah mudah diatasi _________________ Karena ditulis oleh seorang single, tulisan ini nampak galau. Padahal tak selamanya begitu maksudnya.